Aktualisasi Nasihat Ki Hajar Dewantara
Aktualisasi Nasihat Ki Hajar Dewantara
| Ki Hajar Dewantara |
Ing Ngarsa Sung Tuladha
Kalimat "Ing Ngarsa Sung Tuladha" dapat diartikan "Di depan memberi contoh". Ini bermakna bahwa yang di depan seperti pemimpin bagi yang dipimpinnya, guru bagi muridnya, orang tua bagi anaknya, orang dewasa bagi yang lebih muda darinya, kakak bagi adiknya, dan siapapun yang secara posisi 'berpengaruh' selayaknya memberikan contoh atau teladan. Teladan yang dimaksud adalah bentuk segala laku baik. Sehingga, tidak cukup suatu nasihat dinyatakan dalam kata-kata saja, melainkan harus dengan contoh yang berpotensi lebih mudah ditiru.
Ing Madya Mangun Karsa
Kalimat "Ing Madya Mangun Karsa" dapat diartikan "Di tengah membangun kekuatan". Ini bermakna bahwa yang saat ini di tengah atau khalayak umum mempunyai peran untuk saling menguatkan satu sama lain. Hal yang bisa dilakukan adalah dengan turut berkonstribusi positif pada sesuatu yang telah disepakati bersama. Contohnya ialah seorang murid yang senantiasa rajin belajar di sekolah, warga masyarakat yang menjaga kenyamanan bersama, dan lain-lain.
Tut Wuri Handayani
Kalimat "Tut Wuri Handayani" dapat diartikan "Di belakang mendorong". Ini bermakna bahwa yang di belakang seperti masyarakat terhadap pemipin, murid terhadap guru, anak terhadap orang tua, adik terhadap kakak, dan siapapun dengan hubungan yang demikian selayaknya memberikan dukungan, sokongan, dan patuh-kritis pada apa yang sudah disepakati. Misalnya ialah seorang murid yang taat pada tata tertib sekolah, anak yang menghormati orang tua, dan sebagainya.


0 Komentar:
Posting Komentar
Berlangganan Posting Komentar [Atom]
<< Beranda